
Tecno akhirnya resmi bawa Megabook T14 Air ke Indonesia, dan yang langsung bikin orang nengok adalah bobotnya: cuma 999 gram. Iya, belum 1 kg. Buat ukuran laptop 14 inci, ini ringan banget dan bisa dibilang salah satu yang paling enteng di kelasnya.
Nggak cuma jual ringan doang, Tecno juga ngebekali laptop ini dengan fitur AI dan ekosistem lintas perangkat yang katanya siap bantu produktivitas harian lu.
Soal performa, Tecno ngasih dua opsi prosesor. Kalau lu tim Intel, ada Core i5-1334U Gen 13 dengan 11 core dan 12 thread, boost sampai 4,6GHz. Sementara buat yang lebih butuh tenaga, ada versi AMD Ryzen 5 7535HS dengan 6 core 12 thread, kenceng sampai 4,55GHz.

Menurut Tecno, Megabook T14 Air ini emang dirancang buat profesional modern yang butuh laptop ringan, kenceng, dan gampang dibawa ke mana-mana tanpa ribet.
Buat multitasking, editing ringan, sampai kerja kantoran berat, laptop ini dibekali RAM LPDDR5 16GB dan SSD PCIe 4.0 512GB. Secara teori, kombinasi ini harusnya udah aman dari drama lemot atau nge-lag.
Layarnya pakai panel 14 inci FHD rasio 16:10 dengan 100% sRGB, jadi cukup oke buat kerja visual. Audio juga nggak asal-asalan, karena sudah ada DTS:X Ultra, dua speaker, plus dual mic dengan AI noise cancelling.
Konektivitasnya juga lengkap: WiFi 6E, Bluetooth 5.4, dua USB-C full function, HDMI, USB-A, dan jack audio 3,5mm. Buat laptop tipis dan ringan, ini poin plus.
Dari segi desain, Megabook T14 Air punya bodi aluminium alloy dengan ketebalan cuma 15,9mm. Keyboard-nya udah backlit, ada fingerprint di tombol power, dan kamera juga dikasih privacy shutter—detail kecil tapi penting.
Baterainya 55Wh, dan klaim Tecno bisa tahan sampai 12 jam buat kerja mobile. Charging-nya pakai 65W GaN via USB-C, jadi praktis dan nggak ribet bawa charger gede.

Laptop ini mulai dijual di Indonesia dengan harga:
- Ryzen 5 7535HS: Rp 9.499.000
- Intel Core i5 Gen 13: Rp 9.999.000
🧠 Pendapat Jujur dari Gue
Kalau gue nilai objektif, Tecno Megabook T14 Air ini menarik banget dari sisi bobot dan harga. Laptop 14 inci di bawah 1 kg dengan RAM 16GB dan SSD PCIe 4.0 di harga 9 jutaan itu jarang.
Versi Ryzen 5 7535HS malah kelihatan paling worth it, karena performanya lebih nendang dibanding i5-1334U tapi harganya justru lebih murah. Cocok buat lu yang sering multitasking berat atau editing ringan.
Tapi ya, tetap ada kompromi. Layarnya masih FHD, bukan 2K atau OLED. Buat sebagian orang itu cukup, tapi buat yang biasa kerja warna serius mungkin bakal ngerasa “cukup tapi nggak wow”.
Secara keseluruhan, ini laptop ideal buat pekerja mobile, mahasiswa, dan profesional yang sering pindah tempat. Bukan laptop gaming, tapi buat kerja cepat, ringan, dan praktis—ini solid
