
iQOO 15 Ultra dipastikan bakal meluncur di China bulan depan, dan iQOO udah mulai pamer desain plus pilihan warnanya. Yang paling bikin heboh, di sisi kanan bodinya ada shoulder trigger sentuh, dan sekarang terkonfirmasi kalau trigger ini punya feedback getar (haptic).
Info ini langsung datang dari product manager iQOO lewat Weibo. Dia bilang, shoulder trigger iQOO 15 Ultra punya sampling rate 600Hz, pakai dua chip kontrol terpisah buat nekan latency serendah mungkin. Nggak cuma itu, trigger ini juga tahan keringat, plus dibantu algoritma anti-sweat biar tetap responsif walau tangan lu basah atau berkeringat pas main game lama.
Menurut iQOO, trigger sentuh ini punya banyak keunggulan dibanding tombol fisik biasa. Getaran dari linear motor bakal nyimulasikan sensasi ditekan, jadi rasanya tetap konsisten walau dipakai jangka panjang. Karena nggak ada komponen mekanik, umurnya juga nyaris nggak terbatas, nggak gampang aus.
Desainnya juga rata sama frame HP, jadi lebih bersih, nggak gampang kemasukan debu, dan yang paling penting: minim delay, beda sama tombol mekanik konvensional.

Alasan iQOO bawa fitur ini simpel: buat ningkatin pengalaman gaming. Apalagi di game FPS yang kontrol di layar ribet, shoulder trigger dengan preset dan kombinasi jelas bikin main jadi lebih gampang dan kompetitif.
Product manager iQOO juga terang-terangan bilang, pengguna iQOO itu mayoritas gamer, dan iQOO 15 Ultra emang didesain khusus buat mereka.
Bocoran sebelumnya juga nyebut kalau iQOO 15 Ultra bakal dibekali kipas pendingin aktif dan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Detail lengkapnya dipastikan bakal muncul dalam beberapa minggu ke depan.

Pendapat Gue
Kalau bocoran ini bener, iQOO 15 Ultra kelihatan makin niat jadi HP gaming serius, bukan sekadar flagship tempelan. Shoulder trigger sentuh dengan haptic itu langkah cerdas—lebih awet, lebih responsif, dan lebih modern dibanding tombol fisik.
Yang bikin menarik, iQOO kayaknya pengen ngisi celah antara HP gaming hardcore dan flagship premium. Tinggal satu pertanyaan besar: pendinginan dan baterainya kuat nggak buat sustain performa? Kalau itu beres, iQOO 15 Ultra bisa jadi mimpi buruk buat kompetitor. 🔥
