Huawei resmi meluncurkan MatePad 12 X 2026 di Indonesia dengan harga sekitar Rp9,3 juta, tersedia dalam pilihan warna White dan Greenery. Tablet ini diklaim sebagai perangkat produktivitas yang mampu menjadi alternatif laptop berkat kombinasi fitur kuat dan desain super tipis berketebalan hanya 5,9 mm serta bobot sekitar 555 gram.
Layar 12 inci PaperMatte Display dengan resolusi 2,8K dan refresh rate adaptif hingga 144 Hz memberikan pengalaman visual sangat nyaman dan minim silau — ideal untuk kerja, membaca, maupun menonton konten multimedia.
Ditenagai RAM 12 GB dengan penyimpanan internal 256 GB, serta dukungan aplikasi produktivitas PC-Level WPS Office 3.0 dan fitur multi-window, tablet ini ditujukan untuk pengguna profesional, pelajar, maupun kreator yang membutuhkan performa multitasking tanpa kompromi.
Huawei juga menyediakan Huawei Smart Magnetic Keyboard dan M-Pencil Pro yang kompatibel, sehingga pengalaman mengetik, menggambar, serta bekerja serasa menggunakan laptop.
Fitur lain yang menonjol termasuk Wi-Fi 7, enam speaker Huawei Sound yang imersif, dua mikrofon, serta baterai besar 10.100 mAh dengan dukungan fast charging 66 W — cukup untuk penggunaan seharian penuh.
Namun seperti perangkat Huawei lainnya, MatePad ini menjalankan HarmonyOS 4.x tanpa layanan Google Mobile; pengguna perlu mengandalkan AppGallery serta alternatif lain untuk beberapa aplikasi populer.
Analisis dan Kesimpulan
✨ Kelebihan
Desain tipis & ringan membuatnya nyaman dibawa kerja di mana saja.
Layar PaperMatte dengan refresh rate tinggi cocok buat kerja panjang, membaca dokumen, dan sketsa.
Paket penjualan bundling keyboard + stylus memberi nilai tambah yang besar dibanding kompetitor.
Baterai besar dan speaker kuat mendukung hiburan serta produktivitas.
⚠️ Kekurangan
Tidak ada Google Mobile Services (GMS) — ini bisa jadi hambatan bagi pengguna yang bergantung pada Play Store dan layanan Google populer.
Performa OS HarmonyOS dan ketersediaan aplikasi inti seperti Zoom, Microsoft 365, atau aplikasi kampus tertentu masih bergantung pada optimasi AppGallery atau alternatif pihak ketiga.
Meskipun layarnya 12″ besar dan nyaman, untuk tugas grafis berat (seperti rendering video profesional) masih kalah dibanding tablet dengan chipset lebih kuat seperti iPad Pro M-series atau model Android flagship premium. (berdasarkan tren kelas tablet 2026)
📊 Kesimpulan
Huawei MatePad 12 X bukan sekadar tablet biasa — tapi fokus pada pengguna yang ingin perangkat produktif dengan pengalaman mirip laptop tanpa harus mengorbankan mobilitas. Namun, ekosistem aplikasi tetap jadi faktor besar sebelum kamu memutuskan beli. Tablet ini sangat cocok untuk pelajar, pekerja kreatif, dan profesional yang lebih banyak bekerja dengan dokumen, sketsa, catatan, dan multimedia ringan hingga menengah.
