
GIGABYTE akhirnya ngebuka kartu andalan terbarunya di CES 2026, yaitu AORUS GeForce RTX 5090 INFINITY. Kartu grafis flagship ini langsung bikin heboh karena bawa desain baru yang lebih ringkas tapi tetap punya sistem pendingin generasi terbaru. Fokus utamanya jelas: performa buas tanpa harus makan tempat di casing.
Buat GIGABYTE, sistem pendingin itu harga mati. Makanya, RTX 5090 INFINITY ini dibekali WINDFORCE HYPERBURST Cooling System plus desain PCB terpisah pertama dari GIGABYTE. GPU ini ditenagai arsitektur NVIDIA Blackwell, yang jadi otak di balik seri GeForce RTX 50—seri yang memang difokusin buat gaming kelas atas dan kebutuhan AI.
Dengan tenaga AI yang jauh lebih gede, RTX 50 Series ngasih pengalaman baru buat gamer dan kreator. Mulai dari performa grafis yang makin realistis, akselerasi kerja kreatif lewat NVIDIA Studio, sampai peningkatan FPS signifikan berkat DLSS 4. Intinya, ini GPU bukan cuma buat main game, tapi juga buat kerja berat berbasis AI.

Soal pendinginan, GIGABYTE bener-bener niat. Desain Double Flow Through bikin aliran udara bisa nembus dari dua sisi backplate, jadi panas nggak numpuk. Di bagian tengah kartu juga ada Overdrive Fan tambahan yang baru aktif saat beban kerja lagi tinggi-tingginya. Hasilnya? Suhu tetap stabil meski GPU dipaksa kerja keras, termasuk buat komputasi AI.
Dari sisi desain, RTX 5090 INFINITY tampil beda. Ada bentuk melingkar dengan die-cast metal plate, heatsink berbentuk sirkular, plus RGB Halo khas AORUS yang bikin build PC lu makin mencolok. Walaupun kelihatan sangar, ukurannya masih tergolong kompak: panjang 33 cm dan tinggi 14,5 cm, jadi masih aman buat banyak casing mid-tower.

Lewat GPU ini, GIGABYTE nunjukin kalau mereka nggak cuma ngejar performa mentah, tapi juga desain dan efisiensi. Buat lu yang penasaran, GIGABYTE bakal pamerin produk ini langsung di CES 2026, baik di booth utama maupun sesi media dan VIP.
Pendapat Gue
Menurut gue, AORUS RTX 5090 INFINITY ini bukan cuma soal “RTX paling kencang”, tapi soal arah baru desain GPU high-end. GIGABYTE keliatan serius ngejawab dua masalah klasik GPU flagship: panas dan ukuran. PCB terpisah + airflow tembus dua sisi itu solusi yang masuk akal, apalagi konsumsi daya GPU sekarang makin brutal.
Kalau performanya nanti sesuai klaim dan suhunya bisa dijaga stabil, kartu ini bisa jadi standar baru GPU premium, terutama buat gamer enthusiast dan kreator AI. Tinggal satu pertanyaan klasik: harga dan ketersediaan
